Hukum Angin yang Keluar dari Kemaluan Wanita


PERTANYAAN:
Bagaimana status hukum angin (kentut) yang keluar dari kemaluan wanita?

JAWAB:





حدثنا قتيبة حدثنا عبد العزيز بن محمد عن سهيل بن أبي صالح
عن أبيه عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم
قال: إذا كان أحدكم في المسجد فوجد ريحا بين أليتيه
فلا يخرج حتى يسمع صوتا أو يجد ريحا
رواه الترمذي  (74) وقَالَ : حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
7572 وصححه الألباني في " صحيح الجامع " برقم





قال الترمذي رحمه الله





وَهُوَ قَوْلُ الْعُلَمَاءِ أَنْ لَا يَجِبَ عَلَيْهِ الْوُضُوءُ
إِلَّا مِنْ حَدَثٍ يَسْمَعُ صَوْتًا أَوْ يَجِدُ رِيحًا
وقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ : إِذَا شَكَّ فِي الْحَدَثِ فَإِنَّهُ لَا يَجِبُ عَلَيْهِ الْوُضُوءُ
حَتَّى يَسْتَيْقِنَ اسْتِيقَانًا ، وَقَالَ : إِذَا خَرَجَ مِنْقُبُلِ الْمَرْأَةِ الرِّيحُ وَجَبَ عَلَيْهَا الْوُضُوءُ
وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ وَإِسْحَقَ
انتهى





كتاب سنن الترميذي





و سئل الشيخ ابن عثيمين رحمه الله عن خروج الهواء من فرج المرأة
هل ينقض الوضوء؟





فأجاب بقوله
هذا لا ينقض الوضوء لأنه لا يخرج من محل نجس كالريح التي تخرج من الدبر





مجموع فتاوى و رسائل الشيخ محمد صالح العثيمين م 11









Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhamad, dari Suhail bin Abi Sholih dari bapaknya dari Abu Hurairoh, bahwasanya Rasulullahi shAllahu alaihi wa sallam bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian berada di masjid kemudian mendapati angin keluar di antara kedua pantatnya, maka janganlah keluar sampai ia mendengar suaranya atau ia mendapati anginnya."
Diriwayatkan oleh Tirmidzi no 74, ia berkata :"Hadist hasan shahih." Dan dishahihkan oleh syaikh Al Albani dalam shahih jami no 7572.





At-Tirmidzi - rahimahullah berkata:





"Pendapat para ulama bahwasanya tidaklah wajib wudhu kecuali jika ia mendengar suaranya atau ia dapati anginnya, Abdullah Ibnu Mubarak berkata: "Jika ia ragu pada hadas-nya maka ia tidak wajib wudhu, sampai ia yakin dengan seyakin-yakinnya, beliau juga berkata: "Jika terdapat angin/ kentut yang keluar dari kemaluan wanita maka ia wajib berwudhu dan ini adalah pendapat Imam Syafii dan Ishaq.''
Selesai.





Kitab Sunan Tirmidzi





Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah, pernah ditanya tentang angin yang keluar dari kemaluan wanita, apakah membatalkan wudhu?





Beliau menjawab dengan perkataanya: "Hal ini tidaklah membatalkan wudhu, karena angin tersebut keluar bukan dari tempat yang najis, tidak sebagaimana angin yang keluar dari dubur."





Majmu' Fatawa wa Rosail jilid 11









Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.





Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz