Melaksanakan Program KB


PERTANYAAN:
Bagaimana hukum KB (Membatasi anak dua saja, sesuai program pemerintah)?

JAWAB:





Berikut fatwa tentang membatasi kelahiran,





:قال الشيخ ابن باز رحمه الله





تحديد النسل فيه تفصيل: الأصل أنه لا يحدد النسل ولا يجوز
وليس لدولة أو أي إنسان أن يتدخل في تحديد النسل
بل هذا يترك إلى الناس، وليس لدولة أن تقول
يجب أن يكون النسل أربعة أو خمسة أو ثلاثة، لا
هذا حرام ومنكر وظلم لا يجوز
لكن الإنسان إذا كان على زوجته مشقة لمرض في رحمها
أو مرض بها يضرها الحمل بتقرير الأطباء
جاز أن يؤجل الحمل إلى وقت آخر حتى يأذن الأطباء في ذلك
ويقولوا إنه لا يضرها
وهكذا لو كانت تحمل هذا على هذا وكثر عليها الأولاد
وشق عليها التربية لكثرة الأولاد فلا مانع من تعاطي ما يحدد النسل
لمدة سنة أو سنتين حتى تستطيع التربية
وحتى تتمكن من أداء ما يجب لأولادها من تربية وإحسان وملاحظة
مثل مدة الرضاع سنة سنتين أو سنة
تتعاطى ما يمنع الحمل حتى يحصل لها الفراغ
لتربية أولادها الصغار
وأما تحديده مطلقاً فلا يجوز





مجموع فتاوى الشخ ابن باز





Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata :





"Membatasi kelahiran perlu dirinci, pada asalnya membatasi kelahiran tidaklah boleh, tidak boleh bagi Negara atau seseorang untuk ikut campur dalam urusan membatasi angka kelahiran, bahkan hendaknya dibiarkan saja, tidak boleh Negara membuat aturan dengan mengatakan: "Wajib membatasi kelahiran dengan 4 anak atau 5 anak atau 3 anak." Ini tidak boleh, ini haram, kemungkaran serta kedzaliman tidaklah boleh, Namun seseorang jika kondisi istrinya memiliki kesulitan karena penyakit di rahimnya atau karena penyakit yang membahayakan kehamilannya berdasarkan hasil keputusan dokter, maka boleh baginya untuk menunda kehamilan sampai kemudian diizinkan dokter untuk hamil lagi. sampai dokter sudah mengatakan kalau kehamilannya sudah tidak membahayakan. Demikian pula jika sendainya ia hamil dan hamil lagi sehingga ia memiliki banyak anak dan ia merasa berat ketika mendidiknya, maka tidak ada larangan ia membatasi kelahiran anaknya untuk rentang setahun atau dua tahun, sampai ia mampu untuk mengurusi anak-anaknya, sehingga ia bisa menunaikan kewajiban dalam mengurusi anak-anaknya baik dalam hal pendidikan, pengasuhan serta perhatian, semisal dengan rentang menyusui setahun dua tahun atau setahun ia bisa gunakan sesuatu yang bisa membatasi kehamilannya, sehingga ia memiliki waktu luang untuk mendidik anak-anaknya yang masih kecil. Adapun jika membatasi kelahiran secara mutlak (dibatasi secara permanen), maka tidak boleh."





Majmu' Fatawa Syaikh Bin Baz









Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.









Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz