Arisan, Bolehkah?
PERTANYAAN:
Bolehkah arisan?
JAWABAN:
Syaikh bin Baz pernah dtanya tentang hukum arisan beliau menjawab dengan jawaban berikut;
:وسئل الشيخ ابن باز رحمه الله عن حكمها ، فقال
ليس في ذلك بأس ، وهو قرض ليس فيه اشتراط نفع زائد لأحد
وقد نظر في ذلك مجلس هيئة كبار العلماء فقرر بالأكثرية جواز ذلك ، لما فيه من المصلحة للجميع
وبدون مضرة .والله ولي التوفيق- انتهى
"Tidaklah mengapa, selama piutang tidak mensyaratkan manfaat tambahan untuk seseorang, Haiah Kibaril Ulama (Himpunan Ulama Besar Arab Saudi) telah mempelajari masalah ini dan memutuskan secara konsensus (kesepakatan) akan bolehnya arisan, mengingat didalamnya terdapat maslahat untuk semua tanpa ada yang dirugikan."
-Selesai-
Tambahan yang perlu diperhatikan, jika makanan/ snack yang di hidangkan di ambil dari individu peserta arisan maka ini tidak boleh karena berarti yang lain mengambil manfaat lewat makanan yang ia makan dari orang yang dapat arisan, maka ini masuk dalam kaidah dalam hadis Nabi,
كل قرض جر منفعة فهو الربا
“Setiap piutang yang memberikan manfaat/ keuntungan (bagi pemberi pinjaman) adalah Riba.”
Sehingga untuk menghindari riba maka sebaiknya ada dana iuran tersendiri untuk jamuan kumpul arisan bukan di sediakan oleh yang dapat arisan.
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar