Wajibkah Mengganti Shalat Wajib yang Dahulu Pernah Ditinggalkan?
PERTANYAAN:
Haruskah qadha' (mengganti) shalat yang pernah ditinggalkan tanpa 'udzur?
JAWAB:
Jika dia meninggalkannya sengaja (tanpa ada udzur -alasan yang dibenarkan syariat-) maka tidak ada qadha’ baginya, namun dia wajib bertaubat karena telah melakukan dosa besar.
فالناسي والنائم والمريض الذي يسوغ له التأخير يقضي، وأما المتعمد المتساهل فهذا لا يقضي، وعليه التوبة إلى الله سبحانه وتعالى، كما تقدم
Adapun (‘udzur) bagi orang yang
lupa, ketiduran, dan
orang sakit maka
diperbolehkan mengakhirkan shalat (sampai
keluar waktunya) kemudian dia mengqadha’
(mengganti). Ada
pun orang sengaja bermudah2an (meninggalkan sholat) maka orang
semacam ini tidak mengqadha’ dan wajib
bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala,
sebagaimana yang telah disebutkan.
http://www.binbaz.org.sa/fatawa/2395
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar