Bolehkah Bertayammum ketika masih Ada Air?
PERTANYAAN:
Bolehkah jika punya air kapasitasnya hanya sedikit kemudian berniat menggunakan debu saja untuk berwudhu?
JAWABAN:
Jawabannya boleh sebagaimana dalam Fatwa Nur Ala Darbi berikut ini,
:سؤال
السائل يقول : أنا راعي غنم ، ومعظم وقتي أقضيه في الصحراء
حيث يندر المطر صيفًا ، ويشتد البرد شتاءً ، وقد أحتاج إلى الغسل
فهل يصح لي التيمم مع وجود الماء الذي هو للشرب فقط؟
:جواب
الله سبحانه يقول : فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا ، الآية فإذا كان الماء الذي لديك قليلاً ، لا يكفي إلا للشرب
وليس بقربك ماء تستطيع الذهاب إليه وتتوضأ منه فلا حرج في التيمم
لأن الماء القليل وجوده كالعدم ؛ لأنك في حاجة إليه
.أما إذا كان في الإمكان الذهاب إلى الماء لقربه منك فإنك تذهب إليه وتتوضأ ولا تتيمم
.لأن الله يقول : فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ
وإذا كنت تجد الماء حولك أو أنت حول قرية تستطيع الذهاب إليها ، أو إلى ماء من ماء المطر
أو غير هذا من المياه التي تستطيع الحصول عليها قريبًا منك فعليك أن تتوضأ ، وأما إذا لم تستطع فَاتَّقُوا اللَّهَ مَااسْتَطَعْتُمْ ، لا حرج عليك في التيمم ، بل يجب عليك التيمم وأن تصلي ، لأنك فاقد للماء
فتاوى نور على الدرب الجزء رقم : 5، الصفحة رقم: 342
Terjemahan yang di-bold:
Pertanyaan:
Seseorang bertanya: Saya adalah seorang penggembala kambing dan sebagian besar waktu saya habiskan di tengah gurun. Ketika curah hujan sedikit ketika musim kering atau dingin yang sangat ketika musim dingin dan seseorang perlu wudhu, apakah boleh saya tayammum padahal ada air, namun air untuk diminum?
Jawab:
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman; “Dan kalian tidak menemukan air maka ber-tayammumlah.” Jika air yang Anda miliki sedikit, hanya cukup untuk minum saja dan tidak ada sumber air yang bisa didatangi untuk berwudhu, maka tidak mengapa ber-tayammum. Sedikitnya air dianggap seperti tidak ada karena airnya dibutuhkan. Namun jika ada tempat-tempat air yang bisa didatangi maka datangilah untuk wudhu di sana, jangan tayyamum. Karena Allah berfirman, “Dan kalian tidak menemukan air maka ber-tayammumlah.” Jika ada air di sekitar Anda atau ada pemukiman yang bisa didatangi, atau ada air hujan dan sumber air yang bisa didapatkan maka Anda wajib berwudhu dan tidak boleh tayammum.
Fatwa Nur Ala Darbi (5/342)
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar