Ceramah Pendek: Keutamaan Doa






Dengan menyebut nama  Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang





Segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta Alam





Sholawat dan salam teruntuk Nabi dan Rasul yang paling agung, baginda Muhammad, dan juga teruntuk para keluarga dan sahabatnya semua





Imam An Nawawi -semoga Allah merahmatinya- berkata dalam kitabnya, Riyadhus Shalihin





Bab tentang keutamaan berdoa





Perintah Doa Dalam Al Qur’an





Allah yang Maha Tinggi berfirman (yang artinya), "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan (doamu) bagimu.'" (QS. Al Ghafir: 60)





Allah yang Maha Tinggi juga berfirman (yang artinya), "Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan berendah diri, dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al A'raf: 55)





Allah yang Maha Tinggi berfirman (yang artinya), "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, ...





... maka (jawablah) bahwasanya Aku  dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mau berdoa apabila ia memohon kepada-Ku." (QS. Al Baqarah: 186)





Dan Allah berfirman (yang artinya),"Siapakah yang mampu memperkenankan (doa) orang yang sedang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan (siapakah) yang menghilangkan kesusahan?" (QS. An Naml: 62)





Doa-Doa Pilihan Dalam As Sunnah





Dan dari Nu'man bin Basyir -semoga  Allah meridhoinya- dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, "Doa adalah ibadah."





Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi dan mereka berkata "hadist ini hasan shahih"





Dan dari 'Aisyah semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyukai doa yang singkat namun padat  dan beliau meninggalkan yang tidak demikian."





Diriwayatkan Abu Dawud dengan sanad yang jayyid





Dan dari Anas -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "Doa yang paling sering diucapkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: 'Ya Allah berikanlah kami kebaikan di dunia ini, dan kebaikan pula di akhirat, dan selamatkan kami dari siksa neraka.'" Muttafaqun 'alaihi





Imam Muslim dalam riwayatnya menambahkan, dia berkata, "Dan Anas apabila dia ingin berdoa untuk suatu keinginan maka dia berdoa dengan doa tersebut, dan apabila ingin berdoa dengan doa yang lain, maka dia tambahkan doa tersebut dalam doanya."





Dan dari Ibnu  Mas'ud -semoga Allah meridhoinya- bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu petunjuk, ketakwaan, kesucian (dari dosa), dan kecukupan."





Dan dari Thariq bin  Assyam -semoga Allah meridhoinya- dia berkata, "Apabila ada seseorang yang baru masuk Islam, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarinya shalat kemudian memerintahkanya untuk berdoa dengan lafaz berikut, 'Ya Allah ampuni aku, dan rahmati aku, dan berikan aku petunjuk, dan berikan aku kesehatan, dan berilah aku rizki.'"





Diriwayatkan oleh Imam Muslim, dan dalam riwayat yang lain dari jalur Thariq, bahwasanya dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau didatangi seseorang dan bertanya,





"Ya Rasulullah, bagaimana caraku meminta kepada Tuhanku?" Beliau menjawab, "Ya Allah ampuni aku, dan rahmati aku, dan berikan aku kesehatan dan berilah aku rizki.





Sesungguhnya doa tersebut mengumpulkan  bagimu kebaikan duniamu dan akhiratmu."





Dari Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash  -semoga  Allah meridhoi mereka- berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Ya Allah, wahai Dzat yang membolak-balikan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan-Mu.'"





Diriwayatkan oleh Imam Muslim





Dari Abu Hurairah -Semoga Allah meridhoinya- dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sesungguhnya beliau bersabda,





 "Mohonlah perlindungan kepada Allah dari dasyatnya bencana, dan tertimpa kecelakaan, dan ketetapan yang buruk, dan juga bergembiranya para musuh-musuh."





Muttafaqun 'alaihi, dan dalam riwayat lain Sufyan berkata, "Saya ragu-ragu, sepertinya aku menambah satu permohonan dalam doa tersebut."





Yaitu terdapat tambahan pada  jalur yang lain.





Dan darinya juga, dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda,





'Ya Allah perbaikilah untukku agamaku yang itu merupakan penjaga segala perkaraku,





Dan perbaikilah untukku duniaku yang di sanalah tempat di mana aku hidup,





Dan perbaikilah untukku akhiratku yang ke sanalah tempatku kembali,





Dan jadikanlah bagiku tambahan segala kebaikan didalam kehidupan ini,  dan jadikanlah bagiku keterputusan dari segala keburukan saat kematian.'"





Riwayat Imam Muslim





Dari Ali -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepadaku, 'katakanlah: Ya Allah berikanlah aku petunjuk dan luruskan aku.'"





Dan dalam riwayat lain, "Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk dan kelurusan (agama)." Riwayat Imam Muslim





Dan dari Anas -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa, 'Ya Allah sesungguhnya aku memohon perlindungan-Mu dari kelemahan, dan sifat malas, sifat pengecut, dan pikun, dan sifat pelit.





Dan aku juga memohon perlindungan-Mu dari siksa kubur, dan aku memohon perlindungan-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian.'"





Dan dalam riwayat lain ada tambahan, "Dan dari lilitan hutang dan dizalimi  oleh orang lain." Diriwayatkan oleh Imam Muslim





Dan dari Abu Bakar As Siddiq -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Ajarkanlah kepadaku doa yang bisa aku pakai untuk berdoa di dalam shalatku."





Beliau menjawab, "Katakanlah: 'Ya Allah sesungguhnya aku telah menzalimi  diriku sendiri dengan kezaliman  yang banyak,





dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau,





maka ampunilah aku dengan ampunan dari-Mu, dan rahmati aku, sesungguhnya Engkau yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.'"





Muttafaqun ‘alaihi.  Dan  dalam riwayat lain disebutkan, "kezaliman  yang banyak" dan diriwayatkan pula "kezaliman  yang besar" yaitu dengan huruf tsa' bertitik tiga dan huruf ba’ yang bertitik satu





Dan lebih baik digabung kedua riwayat tersebut sehingga menjadi: "Ya Allah sesungguhnya aku telah mendzalimi diriku sendiri dengan kedzaliman yang besar dan banyak,





dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari-Mu, dan rahmatilah aku,





sesungguhnya Engkau yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang."





Dari Abu Musa -semoga  Allah meridhoinya- dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau pernah berdoa dengan doa berikut,





"Ya Allah, ampunilah kesalahan-kesalahanku, dan ketidak-tahuanku, dan perkaraku yang aku berlebihan padanya, dan hal-hal yang lebih Engkau ketahui dari pada diriku sendiri,





Ya Allah ampunilah perbuatan yang aku perbuat dalam keseriusan dan ketika bercanda





dan perbuatan yang tidak aku sengaja dan yang aku sengaja, yang kesemuanya adalah dari diriku,





Ya Allah ampunilah diriku atas perbuatan dosaku yang telah lalu dan yang akan datang,





yang aku perbuat dalam kesendirian atau di tengah keramaian,





dan hal-hal yang lebih Engkau ketahui dari pada diriku sendiri,





Engkau Dzat yang Maha Awal dan Maha Akhir, dan Engkau Dzat yang Maha Mampu atas segala sesuatu."





Muttafaqun 'alaihi





Dan dari 'Aisyah -semoga  Allah meridhoinya- sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dalam doa beliau: " Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku lakukan





dan dari keburukan yang belum aku kerjakan." Diriwayatkan oleh Imam Muslim





Dan dari Ibnu Umar -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "Diantara doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:





'Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari lenyapnya karunia dari-Mu, dan hilangnya kesehatan dari-Mu,





dan adzab-Mu yang datang tiba-tiba, dan semua jenis kemurkaan dari-Mu.'" Riwayat Imam Muslim





Dari Zaid bin Arqam -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa,





''Ya Allah sesungguhnya aku memohon perlindungan-Mu dari kelemahan, dan sifat malas, sifat pelit, dan pikun, dan adzab kubur.





Ya Allah berikanlah ketakwaan bagi jiwaku, dan sucikanlah jiwaku Engkaulah sebaik-baik Dzat yang mensucikanya





Engkaulah sang penguasa jiwa dan pemiliknya,





Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat,  dan dari hati yang tidak bisa kusyu',





Dan dari jiwa yang tidak pernah merasa puas, dan dari doa-doa yang tidak terkabulkan.'"





Riwayat Imam Muslim





Dan dari Abu Umamah -semoga Allah meridhoinya- dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa dengan doa yang panjang





dan kami belum bisa hafal sedikitpun. Kami berkata, 'Wahai Rasulullah, kau berdoa dengan doa yang panjang dan kami belum bisa menghafalnya.'





Maka beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Maukah kau aku beritahu sesuatu yang menghimpun semua doaku tadi?'





Katakanlah: 'Ya Allah sesungguhnya aku meminta kebaikan sebagaimana yang diminta oleh Nabi-Mu Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam,





dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang Nabi-Mu Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam berlindung pula dari hal tersebut.





Engkaulah tempat memohon pertolongan, dan Engkaulah yang menyampaikan (doa),





Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.'"





Riwayat Tirmidzi dan dia berkata, "Hadist ini hasan."





Dan dari Ibnu Mas'ud -semoga  Allah meridhoinya- dia berkata, "Diantara doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:





"Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepada-Mu penyebab-penyebab datangnya rahmat-Mu,





dan semua yang mendatangkan ampunan dari-Mu, dan keselamatan dari semua dosa,





dan terkumpulnya semua semua kebaikan, dan kemenangan dengan (memperoleh) surga,





dan keselamatan dari api neraka." Diriwayatkan oleh Al Hakim Abu Abdillah, dia berkata, "Hadist ini shahih dengan syarat Imam Muslim."





Ya Allah, berikanlah kami manfaat atas apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, dan ajarkanlah kepada kami apa yang bermanfaat untuk kami,





dan tambahkan ilmu kepada kami,  Ya Allah fahamkanlah kami terhadap agama,





dan jadikanlah kami semua diantara orang yang Engkau kehendaki dalam kebaikan,





Ya Allah sesungguhnya aku meminta kebaikan sebagaimana yang diminta oleh Nabi-Mu Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam,





dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang Nabi-Mu Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam berlindung pula dari hal tersebut.





Engkaulah tempat memohon pertolongan, dan Engkaulah yang menyampaikan (doa), Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.





Ya Allah ampunilah kami, dan orang tua kami, dan guru-guru kami, dan orang-orang yang memiliki hak atas kami,





dan kaum muslimin dan muslimat, dan orang-orang beriman laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal,





Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Mendengar, Maha Dekat dan Maha menjawab doa-doa, Maha Pengampun atas dosa-dosa dan kesalahan





Wahai Dzat yang memiliki kemuliaan dan kebaikan, dan segala puji hanya bagi Allah





Dan semoga shalawat dan salam-Nya senantiasa terlimpah untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam













Diterjemahkan dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.





Penerjemahan diawasi dan diteliti oleh tim penerjemah Yufid.tv
semoga Allah mengampuni dosa-dosa mereka.






Sumber;
Kajian Ulama: Keutamaan Doa فضل الدعاء - Syaikh Dr. Ibrahim bin Muhammad bin Nur Seif
Youtube Channel: Yufid.tv













Read in English
اقرأ في اللغة العربية 


Komentar