Bermakmum di belakang Orang yang Tidak Pernah Shalat Jum'at
.
PERTANYAAN:
Bolehkah kita sholat bermakmum di belakang imam yang tidak pernah sholat jumat?
JAWAB:
Barangkali fatwa berikut mendekati soal yang antum tanyakan
ما حكم الصلاة خلف إنسان يصلي بعض الفرائض ويترك بعضها تهاونا؟
هذا لا يُصلَّى خلفه، لا يُصلَّى خلفه؛ لأن من تركها تهاوناً كفر،على الصحيح؛ لقوله -صلى الله عليه وسلم-:"بين الرجل وبين الكفر والشرك ترك الصلاة"، رواه مسلم في الصحيح، ويقول -صلى الله عليه وسلم-: "العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر"، وفيه أدلة أخرى تدل على كفر تارك الصلاة،فمثله لا يُقدَّم ولا يُصلَّى خلفه، بل يستتاب فإن تاب وإلا قتل من جهة ولاة الأمور، على ولي الأمر أن يستتيبه من طريق المحكمة فإن تاب وإلا قتل؛ لأن الصلاة عمود الإسلام من حفظها حفظ دينه ومن ضيعها فهو لما سواها أضيع، وليس أهلاً أن يقدم إماماً وهو يتركها بعض الأحيان نسأل الله العافية والسلامة
من فتاوى الشيخ ابن باز
Apa
hukum sholat dibelakang orang yang
terkadang mengerjakan sebagian sholat wajib namun terkandang ia juga
meninggalkan sebagian sholat wajib yang lain secara lalai?
Jawaban
"Jangan sholat dibelakanganya, jangan sholat di belakanganya, karena barangsiapa yang meninggalkan sholat karena lalai maka ia kafir berdasarkan pendapat yang benar, Nabi bersabda: "Pembeda antara seseorang dengan kekufuran dan syirik adalah meninggalkan sholat." Diriwayatkan oleh imam Muslim dalam shohihnya, sabda beliau pula shallallahu alaihi wa sallam: "Perjanjian antara kami dan mereka adalah sholat, barangsiapa yang meninggalkanya maka ia kafir.'' Demikian pula dalil-dalil yang lain yang menunjukan kafirnya orang yang meninggalkan sholat, maka orang yang semisal ini tidak boleh diajukan menjadi imam dan tidak boleh sholat dbelakanganya, namun hendaknya ia dimintai taubat, jika tidak maka boleh di bunuh oleh Waliyyul Amr, dan dia meminta orang tersebut untuk bertaubat lewat pengadilan jika tidak bertaubat maka boleh dibunuh, karena sholat adalah tiang agama islam, barangsiapa yang memeliharanya maka brarti telah memelihara agamanya dan barangsiapa yang menyia-nyiakanya maka ia sama saja menyia-nyiakan agama, dan dia bukanlah orang yang ahli (layak) untuk diajukan menjadi imam karena keadaanya yang terkadang meninggalkan sebagian sholat."
Fatawa Syaikh Bin Baz
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar