Isbal Pada Lengan Baju


PERTANYAAN:





Apakah
isbal berlaku hanya pada kaki saja?
Bagaimana dengan kain yg menutupi kedua mata tangan?





JAWAB:





Di
antara sunnah menurut para ulama adalah tidak
menjulurkan kain pada lengan tengan melebihi mata
tangan/pergelangan





سئل الشيخ ابن باز : هل يشمل المنع من الإسبال الأكمام، أكمام اليدين ؟ 
: فأجاب
لا أعلم في هذا شيئاً، إلا أن جمعاً من أهل العلم نصوا إلى أن السنة يكون إلى الرسغ لا يزيد من طرف الكم إلى الرسغ, رسغ الكف من الذراع, وكان هذا هو المعروف من قمص النبي صلى الله عليه وسلم إلى الرسغ هذا هو الأفضل والأولى, ولو زاد على ذلك فلا أعلم ما يحرمه؛ لكن المؤمن يتحرى هذا الشيء؛ لأن لا حاجة في الزيادة ، فالزيادة هذه قد تؤذيه عن الأكل- انتهى -





Syeikh bin Baz pernah ditanya: Apakah larangan isbal pada mata kaki juga mencakup isbal pada pergelangan tangan?
Beliau jawab:





Aku tidak mengetahui dalilnya dalam masalah ini, kecuali pendapat sekelompok ulama yang menetapkan bahwa di antara sunnah (pada lengan baju) adalah sampai pada batas pergelangan tangan, tidak boleh ujung lengan baju melebihi pergelangan tangan, dari siku sampai pergelangan tangan, dan ini diketahui dari baju Nabi salllahu alaihi wa sallam yang lengan bajunya hanya sampai pergelangan tangan, inilah yang lebih afdhol dan utama, namun jika panjangnya lebih dari itu maka aku tidak tahu dalil yang mengharamkannya, akan tetapi sebagai seorang mukmin hendaknya ia perhatian dalam masalah ini, karena tidak ada kebutuhan jika melebihkan lengan bajunnya, bahkan kelebihan lengan baju terkadang dapat mengganggu pada saat makan." -selesai-





وروى ابن أبي شيبة (5/ 169) عَنِ ابْنِ أَبِي الْبُحْتُرِيِّ، قَالَ: " رَأَيْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ وَكُمُّ قَمِيصِهِ إِلَى الرُّسْغِ
والرسغ: هو مفصل ما بين الكف والساعد
قال ابن القيم رحمه الله: كَانَ كُمُّهُ صلى الله عليه وسلم إِلَى الرُّسغِ -انتهى
زاد المعاد 1/ 132





وقيل في عون المعبود : 11 48
الْحَدِيثُ يَدُلُّ عَلَى أَنَّ السُّنَّةَ فِي الْأَكْمَامِ أَنْ لَا تُجَاوِزَ الرُّسْغَ





Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah (5/169) dari Abi Al-Bukhtary, ia berkata:" Aku melihat Anas bin Malik dengan lengan baju sampai kedua pergelangan tanganya.''
Berkata ibnu Qayyim: "Adalah kain baju lengan Nabi shallallahu alaihi wa sallam sampai batas pergelangan tangan."

Disebutkan dalam Aunul Ma'bud 48/11:
"Hadist ini menunjukkan bahwa termasuk sunnah adalah tidak memakai kain lengan baju melebihi batas pergelangan tangan."





Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.





Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz