ِApakah Cuci Darah Membatalkan Puasa?
PERTANYAAN:
Apakah cuci darah berpengaruh terhadap (keabsahan) puasa, jika orang yang cuci darah tersebut sedang berpuasa?
JAWAB:
السؤال : هل يؤثر الغسيل الكلوي على الصيام إذا كان الإنسان صائما ؟
الجواب
جرت الكتابة لكل من : سعادة مدير مستشفى الملك فيصل التخصصي
وسعادة مدير مستشفى القوات المسلحة بالرياض
للإفادة عن صفة واقع غسيل الكلى، وعن خلطه بالمواد الكيماوية
وهل تشتمل على نوع من الغذاء ؟
وقد وردت الإجابة منهما بما مضمونه
أن غسيل الكلى عبارة عن إخراج دم المريض إلى آلة ( كلية صناعية) تتولى تنقيته
ثم إعادته إلى الجسم بعد ذلك ، وأنه يتم إضافة بعض المواد الكيماوية والغذائية
كالسكريات والأملاح وغيرها إلى الدم
وبعد دراسة اللجنة للاستفتاء والوقوف على حقيقة الغسيل الكلوي
بواسطة أهل الخبرة أفتت اللجنة بأن الغسيل المذكور
للكلى يفسد الصيام
وبالله التوفيق
اهـ
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية و الافتاء 10/190
Jawab :
"Tulisan ini ditujukan kepada Direktur Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal dan Direktur Rumah Sakit Angkatan Bersenjata di Riyadh, untuk meminta penjelasan mengenai masalah cuci darah beserta bahan kimia apa saja yang digunakan di dalamnya, apakah di dalam bahan tersebut mengandung nutrisi makanan? Dan kedua pertanyaan tersebut telah mendapatkan jawaban sebagai berikut, bahwasanya cuci darah adalah proses mengeluarkan darah pasien dengan sebuah alat (ginjal buatan) dengan tujuan membersihkan darah kemudian mengembalikannya ke tubuh pasien tersebut, dan dalam proses cuci darah juga ditambahkan sebagian bahan kimia serta nutrisi makanan semisal zat gula, garam, dan zat lainnya ke dalam darah."
"Setelah mempelajari dan meneliti dengan seksama tentang hakikat cuci darah dengan bantuan dokter ahli, maka Lajnah Daimah mengeluarkan fatwa bahwasanya cuci darah sebagaimana disebutkan dapat membatalkan puasa.''
Wabillahittaufiq.
Selesai, Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Ifta' (10/190)
Dinukil oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar