Hukum Memelihara Anjing


PERTANYAAN:
Apa hukum memelihara anjing di rumah?

JAWAB:





  عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مَنْ أَمْسَكَ كَلْبًا فَإِنَّهُ يَنْقُصُ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عَمَلِهِ قِيرَاطٌ إِلا كَلْبَ حَرْثٍ أَوْ مَاشِيَةٍ
رواه البخاري رقم . ٢١٤٥





   عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ صَيْدٍ وَلا مَاشِيَةٍ وَلا أَرْضٍ
فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ قِيرَاطَانِ كُلَّ يَوْمٍ
رواه المسلم رقم. ٢٩٧٤





  قَالَ اِبْن عَبْد الْبَرّ





"فِي هَذَا الْحَدِيث إِبَاحَة اِتِّخَاذ الْكِلَاب لِلصَّيْدِ وَالْمَاشِيَة
وَكَذَلِكَ الزَّرْع لأنها زيادة حافظ ، وكراهة اتخاذها لغير ذلك





  فتح الباري لإبن حجر العسقلاني 





  قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله





وأما اتخاذ الكلب وكون الإنسان يقتنيه فإن هذا حرام
بل هو من كبائر الذنوب , لأن الذي يقتني الكلب
إلا ما استثنى ينقص كل يوم من أجره قيراطان





شرح رياض الصالحين 4/241





Dari Abu Hurairah radiyAllahuanhu, ia berkata: "Rasulullahi shallAllahu alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang memelihara anjing maka setiap harinya akan dikurangi pahalanya sebesar satu qirath (satu qirath=kurang lebih sebesar gunung Uhud), kecuali anjing untuk menjaga ladang dan anjing penjaga ternak."
Diriwayatkan oleh Al Bukhari 2145.

Dari Abu Hurairah radiyAllahuanhu dari Rasulullahi shallAllahu alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang memelihara anjing selain anjing pemburu atau anjing penjaga ternak atau anjing penjaga ladang, maka ia akan dikurangi pahalanya sebanyak dua qirath setiap harinya.'' Diriwayatkan oleh Muslim 2974.

Ibnu Abdil Bar rahimahullah berkata: "Dalam hadist ini terdapat kebolehan memelihara anjing untuk berburu dan menjaga ternak, demikian pula memelihara anjing untuk menjaga ladang, karena anjing tersebut dapat sebagai tambahan penjagaan, namun makruh/ dibenci memelihara anjing jika untuk selain itu.''





Selesai, Fathul Bari liibni Hajr Al Asqallani 





Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: "Adapun jika hanya sekedar memelihara anjing maka ini diharamkan, bahkan termasuk dosa besar, karena orang yang memelihara anjing selain dari anjing yang diperbolehkan, maka ia akan dikurangi pahalanya setiap hari sebesar dua qirath."





Syarh Riyadhis Solihin 4/241





   قال الإمام النووي رحمه الله





هَلْ يَجُوز اِقْتِنَاء الْكِلَاب لِحِفْظِ الدُّور وَالدُّرُوب وَنَحْوهَا ؟
فِيهِ وَجْهَانِ : أَحَدهمَا : لا يَجُوز ، لِظَوَاهِر الأَحَادِيث
فَإِنَّهَا مُصَرِّحَة بِالنَّهْيِ إِلا لِزَرْعٍ أَوْ صَيْد أَوْ مَاشِيَة
وَأَصَحّهمَا : يَجُوز ، قِيَاسًا عَلَى الثَّلاثَة
عَمَلا بِالْعِلَّةِ الْمَفْهُومَة مِنْ الأَحَادِيث وَهِيَ الْحَاجَة
انتهى





 شرح صحيح مسلم للنووي 10/340 





Imam Nawawi rahimahullah berkata  :





"Bolehkah memelihara anjing untuk menjaga rumah atau jaga gerbang atau jaga tempat lainnya?" Ada dua pendapat dalam masalah ini,  pertama: Tidak boleh. Berdasarkan zahir hadist larangan memelihara anjing, dimana dalam hadist tersebut menjelaskan larangan memelihara anjing selain anjing penjaga ladang, anjing pemburu, dan anjing penjaga ternak Namun pendapat yang lebih tepat adalah: Hukumnya dibolehkan. Karena di-qiyaskan kebolehan memelihara tiga jenis anjing sebagaimana disebutkan dalam hadist (untuk menjaga, red), serta mengamalkan 'illah (sebab) kandungan dalam hadist tersebut yakni sebabnya adalah karena adanya satu kebutuhan."
Selesai, Syarh shahih Muslim Lin Nawawi 10/340 









Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.





Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz