Disuntik, Apakah Membatalkan Puasa?
PERTANYAAN:
Apakah suntik ketika puasa membatalkan puasa?
JAWAB:
:الجواب
لا يفطر الصائم بأخذ الإبر في الوريد ولا في غيره
إلا أن تكون هذه الإبرة قائمة مقام الطعام بحيث يستغني بها الإنسان عن الأكل والشرب
فأما ما ليس كذلك فإنها لا تفطر مطلقاً، سواء أخذت من الوريد أو من غيره
وذلك لأن الأصل صحة الصوم حتى يقوم دليل على فساده، وهذه الإبر ليست أكلاً ولا شرباً
ولا بمعنى الأكل والشرب
وعلى هذا فينتفي عنها أن تكون في حكم الأكل والشرب
مجموع فتاوى و رسائل الشيخ محمد صالح العثيمين ج 19 كتاب مفسدات الصيام
Jawaban:
''Tidaklah membatalkan puasa melakukan suntik pada pembuluh maupun pada bagian lainnya, kecuali jika suntik tersebut dilakukan sebagai pengganti asupan makanan dan minuman dalam tubuh seseorang (misalnya infus, red) adapun jika suntik dilakukan selain dari tujuan itu maka tidaklah membatalkan puasa sama sekali, baik disuntik pada pembuluh maupun tempat lainnya, hal itu karena hukum asal puasa tetaplah sah sampai datang keterangan dalil yang menunjukkan batalnya puasa, dan suntik bukanlah seperti makanan dan minuman, bukan pula termasuk makanan dan minuman, oleh karenanya hal ini meniadakan status hukum makanan dan minuman yang membatalkan puasa.''
Majmu' Fatawa wa Rasail Syaikh Muhammad Sholih Utsaimin - Jilid 19
Kitab Pembatal-Pembatal Puasa
Dinukil oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar