ٍSunnah ketika Aqiqah, Mencukur Rambut Bayi






  عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ: عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الحَسَنِ بِشَاةٍ
وَقَالَ: يَا فَاطِمَةُ، احْلِقِي رَأْسَهُ ، وَتَصَدَّقِي بِزِنَةِ شَعْرِهِ فِضَّةً
قَالَ: فَوَزَنَتْهُ فَكَانَ وَزْنُهُ دِرْهَمًا أَوْ بَعْضَ دِرْهَمٍ
رواه الترمذي (1519)  وحسنه الألباني في صحيح الترمذي





ذَهَبَ الْجُمْهُورُ (الْمَالِكِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ) إِلَى اسْتِحْبَابِ حَلْقِ شَعْرِ رَأْسِ الْمَوْلُودِ يَوْمَ السَّابِعِ
وَالتَّصَدُّقِ بِزِنَةِ شَعْرِهِ ذَهَبًا أَوْ فِضَّةً عِنْدَ الْمَالِكِيَّةِ وَالشَّافِعِيَّة
وَفِضَّةً عِنْدَ الْحَنَابِلَةِ ، وَإِنْ لَمْ يَحْلِقْ : تَحَرَّى ، وَتَصَدَّقَ بِهِ
وَيَكُونُ الْحَلْقُ بَعْدَ ذَبْحِ الْعَقِيقَةِ





الموسوعة الفقهية 26/ 107





Dari Ali Bin Abi Thalib, ia berkata: "Rasulullah shallAllahu alaihi wa sallam mengaqiqahi Al-Hasan dengan seekor kambing, beliau berkata: "Wahai Fatimah, cukurlah rambutnya, dan sedekahkanlah perak dengan ukuran seberat rambutnya." Fatimah lalu menimbangnya, dan beratnya sebesar satu dirham atau tidak sampai satu dirham.'' Diriwayatkan oleh Tirmidzi (1519) dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam shahih Tirmidzi.

"Jumhur ulama di antaranya Malikiyyah, Syafiiyyah dan Hanabilah berpendapat akan anjuran mencukur rambut bayi pada hari ke tujuh, dan disedekahkan seberat rambutnya berupa emas atau perak menurut Malikiyyah dan Syafiyyah, dan berupa perak menurut HaNabilah, dan jika tidak mencukur, maka besarannya diperkirakan lalu disedekahkan, dan mencukur rambut dilakukan setelah menyembelih untuk aqiqoh.''





 Al Mausu'ah Al-Fiqhiyyah (26/107) 





'





Dinukil oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.





Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz