Bolehkah Menggunakan Cincin Tunangan?
PERTANYAAN:
Bolehkah Menggunakan Cincin Tunangan?
JAWAB:
قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله
دبلة الخطوبة عبارة عن خاتم ، والخاتم في الأصل ليس فيه شيء
إلا أن يصحبه اعتقاد كما يفعله بعض الناس يكتب اسمه في الخاتم الذي يعطيه مخطوبته
وتكتب اسمها في الخاتم الذي تعطيه إياه زعماً منهما أن ذلك يوجب الارتباط بين الزوجين
ففي هذه الحال تكون هذه الدبلة محرّمة
لأنها تعلّق بما لا أصل له شرعاً ولا حسّاً
كذلك أيضاً لا يجوز في هذا الخاتم أن يتولى الخاطب إلباسه مخطوبته
لأنها لم تكن زوجته بعد
فهي أجنبيّة عنه ، إذ لا تكون زوجة إلا بعد العقد
فتاوى للمرأة المسلمة 3/914
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
"Cincin tunangan yang berupa bentuk cincin, adapun cincin itu sendiri pada asalnya tidaklah mengapa memakainya, namun jika si pemakai cincin memiliki satu keyakinan tertentu, sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang yang menulis namanya pada cincin, lalu ia berikan kepada tunangannya, dengan menuliskan nama pada cincin tersebut, ia berikan dengan harapan yang menurut prasangkanya akan merekatkan sampai hubungan suami-istri (pernikahan), jika demikian keadaanya, maka status cincin tunangan menjadi diharamkan, karena cincin tersebut telah dikaitkan dengan satu hal (keyakinan) yang tidak ada asalnya dalam syariat, demikian pula tidak boleh bagi seorang pria memberikan cincin tersebut dengan cara memakaikannya kepada tunangannya, (sehingga bersentuhan tangan, red) karena ia bukanlah istrinya, dan wanita tunangan juga masih berstatus ajnabiyah (wanita asing) baginya, hal ini mengingat karena ia belum menjadi istri sahnya, kecuali setelah terjadinya akad."
Fatawa lil Mar'ah Muslimah 3/914
Dinukil oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar