Berdoa, Lebih Baik Menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Arab?
PERTANYAAN:
Mana yang lebih utama, berdoa dengan bahasa Indonesia sehingga faham maknanya atau dengan bahasa Arab namun tidak mengerti maknanya?
JAWAB:
Doa dengan bahasa Arab maupun bahasa apapun diperbolehkan, berikut perkataan Syaikhul Islam:
قال شيخ الإسلام ابن تيمية
والدعاء يجوز بالعربية ، وبغير العربية
والله سبحانه يعلم قصد الداعي ومراده
وإن لم يقوِّم لسانه ، فإنَّه يعلم ضجيج الأصوات
باختلاف اللغات على تنوع الحاجات
مجموع الفتاوى 22 / 488 – 489
Syaikhul islam berkata: "Doa diperbolehkan dengan bahasa Arab maupun selain bahasa Arab, Allah maha mengetahui maksud dan tujuan orang yang berdoa, bahkan meskipun lisannya tidak berucap, karena Allah mengetahui suara yang terucap meski berbeda bahasa dan kebutuhan.''
Selesai, Majmu Fatawa 22/488-489
Adapun mana yang paling afdhal (lebih baik) maka tentu berdoa dengan doa-doa yang Nabi ajarkan jauh lebih afdhal, sebagaimana penjelasan Syaikhul Islam berikut.
قال شيخ الإسلام ابن تيمية - رحمه الله
وينبغي للخلق أنْ يدْعوا بالأدعية الشرعيَّة
التي جاء بها الكتاب والسنة
فإنَّ ذلك لا ريب في فضله وحُسنه وأنَّه الصراط المستقيم
وقد ذكر علماءُ الإسلام وأئمَّة الدين الأدعيةَ الشرعيَّة
وأعرضوا عن الأدعية البدعية فينبغي اتباع ذلك
مجموع الفتاوى 1 / 346 و 348
Syaikhul Islam berkata: "Sepatutnya bagi seorang hamba untuk berdoa dengan doa-doa yang syar'i sebagaimana yang telah datang dalam Al Quran dan As Sunnah, karena hal itu tidak lagi diragukan keutamaan dan kebaikannya, dan juga termasuk jalan yang lurus, para ulama ulama Islam dan para imam telah menyebutkan dzikir-dzikir yang syar'i (dari Al Quran dan Sunnah, red), dan mereka berpaling dari doa-doa yang bid'ah (dibuat-buat dan disusun oleh seseorang) maka sudah selayaknya untuk mengikuti itu (doa-doa yang syar'i).''
Selesai , Majmu Fatawa (1/246 dan 348)
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar