Apakah Suara Wanita Dewasa adalah Aurat?


PERTANYAAN:
Benarkah perkataan sebagia orang yang mengatakan bahwa suara wanita adalah aurat?





JAWAB:
Suara perempuan menurut Imam Nawawi





:قال النووي في روضة الطالبين





وصوتها ليس بعورة على الأصح لكن يحرم الإصغاء إليه عند خوف الفتنة
 وإذا قرع بابها فينبغي أن لا تجيب بصوت رخيم بل تغلظ صوتها 
قلت هذا الذي ذكره من تغليظ صوتها كذا قاله أصحابنا
 قال إبراهيم المروذي طريقها أن تأخذ ظهر كفها بفيها وتجيب كذلك و الله أعلم





كتاب روضة الطالبين 7/22





Imam An-Nawawi berkata dalam kita Roudhotut Tholibin:





''Suara perempuan bukanlah aurat menurut pendapat yang paling benar, akan tetapi haram memperdengarkan suaranya jika khawatir menimbulkan fitnah, dan jika ada seorang yang mengetuk pintunya maka selayaknya sang wanita tidak menjawab dengan suara yang lembut, namun hendaknya ia perberat/ pertegas suaranya, aku (penulis kitab) berkata: "Demikianlah yang disebutkan, yaitu dengan cara memperberat suara." Demikian dikatakan oleh sahabat kami dalam madzhab syafii, Ibrahim Al-Maruudzi berkata : "Caranya yaitu dengan meletakan punggung telapak tangan pada mulutnya kemudian barulah ia menjawab dengan keadaan seperti itu." wAllahu a'lam...





Kitab Roudhotut Tholibin 7/22









Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.





Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz