Membaca Al Qur'an secara Berjamaah
PERTANYAAN:
Bagaimana hukum membaca Al Quran secara berjamaah, yaitu bersama-sama dengan satu suara?
JAWAB:
:السؤال
ما حكم قراءة القرآن في المسجد جماعة ؟
:الجواب
الحمد لله
السؤال فيه إجمال ، فإذا كان المقصود أنهم يقرؤون جميعاً بصوت واحد
ومواقف ومقاطع واحدة فهذا غير مشروع وأقل أحواله الكراهة
لأنه لم يؤثر عن رسول الله صلى الله عليه وسلم ، ولا عن الصحابة رضي الله عنهم
لكن إذا كان ذلك من أجل التعليم فنرجو أن يكون ذلك لا بأس به
وإن كان المقصود أنهم يجتمعون على قراءة القرآن لحفظه أو تعلمه ويقرأ أحدهم وهم يستمعون
أو يقرأ كل منهم لنفسه غير ملتق بصوته ولا بموافقة مع الآخرين فذلك مشروع
لما ثبت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال
وما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله ويتدارسونه بينهم
إلا نزلت عليهم السكينة وحفتهم الملائكة وغشيتهم الرحمة وذكرهم الله فيمن عنده
رواه مسلم
فتاوى اللجنة الدائمة 4/112
Soal:
Apa hukum membaca alquran secara berjamaah/ bersama-sama di masjid?
Jawab:
Pertanyaan yang di maksud masih umum, jika yang di maksud bahwasanya mereka membaca Al Quran secara bersama-sama dengan satu suara, berhenti serta memotong ayat secara bersamaan maka ini tidak ada perintahnya dalam syariat, minimalnya di hukumi makruh karena tidak dicontohkan dari Rasulullah dan para sahabatnya.
Akan tetapi jika hal itu dilakukan dalam rangka untuk satu pengajaran maka kami berpendapat tidaklah mengapa. Namun apabila tujuannya mereka berkumpul untuk membaca Al Quran, menghafalkannya serta mempelajarinya dengan cara salah seorang di antara mereka membaca kemudian disimak oleh yang lainnya atau masing-masing membaca sendiri-sendiri tanpa dikomando dan tanpa berbarengan suaranya mereka, maka hal ini disyariatkan sebagaimana telah tetap dari Rasululllah dimana beliau bersabda: "Tidaklah satu kaum berkumpul di rumah dari rumah rumah Allah untuk membaca kitab Allah serta saling mempelajarinya di antara mereka, melainkan Allah akan turunkan ketenangan kepada mereka, akan dikelilingi oleh para malaikat, akan akan diliputi dengan rahmat, dan Allah akan menyebut nama mereka di hadapan para malaikat yang ada di sisi-Nya."
Fatwa Lajnah Daimah 4/112
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar