Suami Meminum Air Susu Istrinya


PERTANYAAN:
Bagaimana hukumnya apabila air susu seorang istri terminum oleh suami ketika sedang berhubungan badan?





JAWAB:





السؤال : رجل رضع من زوجته هل تحرم عليه؟

الجواب :يجوز له ذلك لأن لبنها حلال
وله أن يتغذى عليه إلى أن يموت ولا يترتب عليه تحريم ؛ لأنه ليس في الحولين

 فتاوى ورسائل سماحة الشيخ عبدالرزاق عفيفي الصفحة 478 

السؤال: هل يجوز مص صدر المرأة عند الجماع ؟

وقال علماء اللجنة الدائمة : يجوز للزوج أن يمص ثدي زوجته 
ولا يقع تحريم بوصول اللبن إلى المعدة
فتاوى اللجنة الدائمة 19 / 351 





Soal :
Seorang suami meminum susu istrinya apakah ini dilarang?

Jawab :
Boleh bagi suami untuk melakukan hal itu, karena air susu istrinya adalah halal, dan bahkan boleh baginya ia mengkonsumsi sampai ia meninggal dan tidak ada konsekuensi hukum keharaman (menjadi mahram atau saudara sesusuan sebagaimana tersebut dalam hadis, red) karena sang suami bukanlah balita yang berusia dua tahun.''

Fatawa wa Rasail Samahatus Syaikh Abdurrazzaq Afifi halaman 478.





Soal :
Bolehkah suami menyusu dada istrinya ketika sedang berhubungan badan?





Ulama Lajnah menjawab:
Boleh bagi suami mengemut puting istrinya, tidak ada konsekuensi keharaman meski air susunya sampai masuk ke kerongkongannya.'





Fatwa Lajnah Daimah 19/351









Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.





Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasihat untuk Anak-Anakku (Syair Abu Ishaq Al Albiri)

ALFIYAH IBNU MALIK: Penjelasan Bab Tamyiz