Mencabut Bulu Badan
PERTANYAAN:
Bagaimana hukum wanita yang mencabut bulu pada badannya?
JAWAB:
السؤال:
سألتكم في المرة الفارطة عن حكم نتف المرأة من شعر بدنها وأجبتم
بارك الله فيكم - ولكن لم تذكروا الأدلة، فأرجو ذكر الأدلة.
الجواب :
دليل أخذ المرأة لشعر بدنها العمل بالأصل، وأنه مطلوب منها أن تتزين لزوجها
وليس هناك دليل يمنع من ذلك غير ما ورد في النهي عن النمص
وهو: أخذ شعر الحاجبين. وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء السؤال الثاني من الفتوى رقم (17594)
Soal :
Aku pernah bertanya kepada kalian tentang hukum seorang perempuan yang mencabut bulu badannya, dan kalian telah menjawabnya -semoga Allah memberkahi kalian- akan tetapi jawaban kalian tidak menyebutkan dalil-dalinya, aku berharap disebutkan dalil-dalilnya?
Jawab :
Dalil perempuan membersihkan bulu badannya adalah satu praktek yang ada asalnya, dan hal ini dituntut dari seorang perempuan untuk senantiasa berhias didepan suaminya, dan disana tidak ada dalil yang melarang akan hal itu, selain larangan untuk An-Namsh yaitu larangan mencukur kedua bulu alisnya.."
Wa billahi taufiq wa shallAllahu ala Nabiyyina Muhammadin wa alihi wa shohbihi wa sallam...
Lajnah Daimah Lil buhuts Ilmiyyah wal Ifta' soal kedua dari fatwa no. 17594
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar