Bercanda dengan Mengatakan 'Neraka Bocor!'
PERTANYAAN:
Apa hukum bercanda dengan mengatakan "Jagad panas karena neraka bocor"?
JAWABAN:
Semoga penjelasan ini bisa mencerahkan apa yang antum tanyakan,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اشْتَكَتْ النَّارُ إِلَى رَبِّهَا فَقَالَتْ : يَا رَبِّ أَكَلَ بَعْضِي بَعْضًا ، فَأَذِنَ لَهَا بِنَفَسَيْنِ : نَفَسٍ فِي الشِّتَاءِ ، وَنَفَسٍ فِي الصَّيْفِ ، فَهُوَ أَشَدُّ مَا تَجِدُونَ مِنْ الْحَرِّ ، وَأَشَدُّ مَا تَجِدُونَ مِنْ الزَّمْهَرِيرِ
617 رواه البخاري 3087 ومسلم
Dari Abu Hurairoh, Nabi shallAllahu aliahi wa sallam bersabda: “Neraka mengadu kepada Rabbnya, ia berkata: ‘Wahai Tuhanku, sebagianku memakan sebagian yang lainnya, izinkahlah aku bernafas’, lalu Allah mengizinkannya untuk menghembuskan dua nafas, satu nafas pada musim dingin dan satu nafas pada musim panas, hembusan panasnya lebih hebat dari pada panas yang pernah engkau temui, dan hembusan dinginnya lebih hebat daripada dingin yang pernah engkau temui.” Diriwayatkan oleh Bukhari no. 3078, dan Muslim no.617.
Dalam menafsirkan hadis ini As Suyuthi memberikan penjelasan sebagai berikut..
:قال السيوطي في تنوير الحوالك في تفسير الحديث السابق
قال القاضي عياض: قيل معناه أنها إذا تنفست في الصيف قوي لهب تنفسها حر الشمس
وإذا تنفست في الشتاء دفع حرها شدة البرد الى الأرض
As Suyuthi dalam Tanwiirul Hawalik dalam menjelaskan hadis tersebut:
Al Qadhi Iyad berkata: "Ada yang mengatakan bahwa maknanya, apabila neraka menghembuskan nafas pada musim kering/ kemarau maka akan menambah kuat panasnya api/ terik matahari, dan jika neraka menghembuskan nafasnya pada musim dingin maka ia akan menahan panas apinya matahari sehingga menjadi sangat dingin ketika sampai ke bumi."
-Selesai.-
Meskipun tidak bisa dikatakan neraka bocor dua kali, lebih tepatnya dua hembusan nafas neraka, satu hembusan berdampak menguatkan panasnya matahari, dan satu hembusan berdampak menahan dari panasanya terik matahari.
Dijawab oleh Ustaz Rudi Abu Aisyah Al Barbasiy Al Jawiy,
semoga Allah muliakan beliau di dunia dan di akhirat.
Disunting dan diposting oleh Abu Osamah
(Bayu bin Slamet Ad Daisamiy),
semoga Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.
Komentar
Posting Komentar